Indonesia memang sudah dikenal memiliki rempah-rempah yang berbagai macam jenisnya serta kegunaannya. Beberapa makanan bahkan memiliki bumbu yang lebih dari 12 macam. Salah satu bumbu masakan yang penting dari berbagai masakan adalah buah pala.
Rempah ini berasal dari Pulau Banda, Maluku dengan bentuk butiran bulat lonjor besar. Jika ingin menggunakannya dalam masakan, harus diparut atau dihaluskan terlebih dahulu.
Lalu apa saja fungsinya dalam masakan? Berikut penjelasannya.
Fungsi Pala pada Masakan
Pala berguna sebagai pemberi aroma harum dan penguat rasa dalam masakan yang biasanya lebih pedas. Beberapa makanan yang menggunakan bubuk pala dalam masakan seperti kari, gulai, semur daging dan berbagai masakan Timur Tengah.
Bubuk pala bisa membantu menghilangkan bau amis pada daging dan ikan dikarenakan aroma yang kuat.
Baca juga: Apa itu Paprika Bubuk dan Fungsinya dalam Masakan
Kandungan Biji Pala
Walaupun digunakan sebagai tambahan bumbu pada masakan, ternyata bubuk pala juga memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan. Di dalamnya terdapat sifat antibakteri, antimikroba dan antiradang yang baik manfaatnya untuk kesehatan. Oleh karena itu berikut kandungan biji pala:
- Karbohidrat
- Protein
- Lemak
- Serat
- Fosfor
- Kalsium
- Kalium
- Natrium
- Besi
Manfaat Biji Pala untuk Kesehatan Tubuh
Dikarenakan berbagai macam kandungan yang ada di dalamnya tersebut, biji pala memiliki banyak manfaat, berikut beberapa manfaatnya dilansir dari Alodokter:
1. Mengontrol gula darah
Ekstrak biji pala diduga berguna dalam mengontrol gula darah. Berdasarkan penelitian, ekstrak biji pala efektif dalam menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kinerja pankreas.
2. Menjaga kesehatan mulut dan gigi
daun , fuli (kulit pembungkus) dan biji pala adalah bahan baku pembuatan minyak pala. Minyak tersebut bisa digunakan untuk membantu merawat kesehatan gigi dan mulut karena memiliki sifat antibakteri. Kandungan antibakteri tersebut terbukti efektif dalam melawan kuman penyebab bau mulut.
Berdasarkan penelitian, ekstrak biji pala bisa menghambat pertumbuhan bakteri, seperti Streptococcus mutans, Aggregatibacter actinomycetemcomitans dan Porphyromonas gingivalis, yang bisa menyebabkan gigi berlubang serta penyakit gusi, termasuk radang gigi.
3. Melindungi sel-sel tubuh
Biji pala kaya dengan berbagai senyawa antioksidan yang bisa membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas. Dengan demikian, berbagai penyakit kronis seperti kanker dan jantung bisa dicegah.
4. Membantu memperbaiki suasana hati
Biji pala juga berpotensi digunakan sebagai antidepresan dikarenakan memiliki efek menenangkan. Manfaat ini juga didapatkan dari kinerja biji pala untuk mengatur keseimbangan senyawa kimia pada otak yang bisa menyebabkan depresi.
5. Mengurangi peradangan
Biji pala kaya dengan senyawa monoyerpene dan phenolic yang merupakan antiradang kuat. Senyawa ini bisa mengurangi peradangan dengan cara menghambat enzim penyebab peradangan.
Biji pala yang dikonsumsi dalam jumlah wajar tidaklah berbahaya. Akan tetapi mengonsumsinya secara berlebihan atau dikombinasikan dengan obat-obatan tertentu tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan beberapa efek samping, misalnya jantung berdebar, halusinasi, muntah, hingga kematian.
