Apa Itu Bumbu Tabur dan Bagaimana Penggunaannya pada Makanan?
Apa Itu Bumbu Tabur dan Bagaimana Penggunaannya pada Makanan?

Siapa yang tidak mengenal dengan jenis bumbu serbuk yang satu ini. Bumbu serbuk atau bumbu bubuk bisa digunakan untuk campuran masakan sebagai bumbu dasar atau juga bisa digunakan sebagai taburan, salah satunya bumbu tabur. Dikarenakan digunakan untuk taburan, maka biasanya untuk makanan yang sudah matang kemudian ditambahkan bumbu tabur untuk penambah cita rasanya. 

Lalu, apa itu bumbu tabur dan bagaimana penggunaannya pada makanan? Berikut penjelasannya. 

Apa Itu Bumbu Tabur?

Dilansir dari Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan yang berjudul “Bumbu Tabur Tempe Sehat, Gurih dan Pedas Untuk Keluarga”, bumbu tabur adalah bumbu yang fungsinya untuk memberikan rasa lezat pada makanan atau jajanan. Rasa dan warna dari bumbu tabur juga bermacam-macam yang bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk sebuah makanan. 

Bumbu tabur biasanya memang didesain memiliki warna yang cukup mencolok. Hal tersebut berguna untuk memberikan tambahan warna sehingga makanan terlihat lebih menarik. Terutama karena bumbu tabur biasanya memang digunakan pada makanan yang sudah jadi sehingga dengan adanya warna yang mencolok tersebut bisa membuat ketertarikan pada konsumen. 

Tips Penggunaan Bumbu Tabur pada Makanan

Mungkin beberapa dari Anda pernah menemukan camilan atau makanan dengan bumbu tabur yang tidak merata atau tidak melekat pada makanannya. Biasanya jenis makanan atau camilan yang banyak menggunakan bumbu tabur seperti, berbagai jenis keripik, kentang goreng, jagung bakar, makaroni goreng, kerupuk, dan camilan kering lainnya. 

Penggunaan bumbu tabur memang terasa mudah, Anda hanya perlu menaburkan bumbu dengan rasa yang diinginkan, kemudian mencampurnya dengan cara dikocok-kocok. Akan tetapi terkadang bumbu justri menggumpal dan tidak menempel. Lalu, bagaimana cara untuk mengatasi hal tersebut? Simak penjelasannya berikut. 

1. Perhatikan takarannya

    Takaran yang dimaksudkan disini tidak hanya dari bumbu tabur saja, melainkan juga dari camilan atau makanan yang akan diberi bumbu tabur. Hindari untuk menggunakan bumbu tabur dalam jumlah terlalu banyak karena rasa yang dihasilkan juga menjadi berlebihan sehingga kurang enak dinikmati. 

    Anda bisa menggunakan perbandingan 1:10, yaitu 1 untuk bumbu tabur, dan 10 untuk makanannya. 

    2. Taburkan saat masih panas

      Tips menggunakan bumbu tabur yang selanjutnya adalah taburkan bumbu ketika camilan masih panas. Anda tidak perlu menunggu hingga camilan dingin. Camilan yang masih panas sudah pasti masih mengandung minyak dan pori-porinya masih terbuka lebar, sehingga bumbu akan lebih mudah menempel. 

      3. Gunakan wadah yang besar

        Sebelum ditaburkan, pastikan Anda sudah memindahkan camilan yang baru matang pada wadah yang lebih besar. Tujuannya untuk memberikan ruang ketika dikocok, sehingga bumbu bisa lebih tersebar dan menempel dengan rata. 

        Baca juga: Cara Membuat Kunyit Bubuk Sendiri di Rumah Serta Olahannya

        Tinggalkan Balasan

        Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *