Biasanya dalam komposisi bumbu bubuk atau tabur terdapat perisa makanan yang digunakan di dalamnya. Perisa makanan akan memberikan rasa tertentu untuk makanan atau bumbu yang dibuat, misalnya bumbu kaldu dengan rasa jamur atau rasa daging sapi.
Lalu, apa itu perisa makanan? Berikut penjelasannya.
Baca juga: Perlukah Bumbu Serbuk Memiliki Izin Edar BPOM?
Apa itu Perisa Makanan
Melansir dari istanaumkm.pom.go.id, perisa adalah bahan tambahan pangan dalam berupa preparat konsentrat dengan atau tanpa ajudan yang biasanya digunakan untuk memberikan flavour, dengan pengecualian rasa manis, asin dan asam. Perisa termasuk dalam salah satu Bahan Tambahan Pangan yang memang banyak digunakan.
Perisa pangan atau makanan biasanya akan digunakan untuk mengubah perisa alami produk pangan atau menciptakan rasa untuk produk pangan yang memiliki rasa yang tidak diinginkan atau dikehendaki.
Beberapa contoh perisa alami yang banyak digunakan seperti garam dan gula dengan cara menambahkan atau memberikan rasa manis dan asin pada masakan. Selain berguna memberikan atau menambahkan rasa perisa juga bertujuan meningkatkan daya tarik pangan, menggantikan perisa yang hilang selama pengolahan, menguatkan perisa awal yang lemah, menstandarisasi perisa produk akhir, meningkatkan nilai ekonomis produk, hingga menutupi karakter-karakter yang tidak menyenangkan.
Jenis - Jenis Perisa Makanan
Berdasarkan regulasi yang ada di Indonesia, terdapat beberapa jenis perisa makanan, seperti:
1. Perisa alami
Sesuai dengan namanya, perisa alami terbuat dari bahan-bahan alami seperti, tumbuhan atau hewan yang dibuat secara fisik atau ekstraksi, proses mikrobiologi atau secara enzimatik.
Beberapa contoh perisa alami yang banyak ditemukan seperti essential oil, ekstraksi atau essence, oleoresin, hasil destilasi, hidrolisat dan semua produk dari hasil pemanggangan, pemecahan enzim, dan pemanasan.
2. Perisa identik alami
Perisa identik alami adalah perisa yang didapatkan dari bahan-bahan tumbuhan dan hewan yang diproses menggunakan bahan kimia sintetik guna menghasilkan perisa identik alami.
Oleh karena itu, di dalamnya akan mengandung beberapa bahan kimia sintetik dan bahan kimia dari alam.
3. Perisa artifisial
Perisa ini dibuat dengan menggabungkan beberapa bahan kimia sintetik guna menghasilkan perisa seperti yang ada di alam. Walaupun komponen yang digunakan perisa artifisial berbeda, namun karakteristik sensorinya sama seperti di alam. Contoh perisa artifisial, seperti perisa foto dan perisa animasi.
Jenis perisa yang biasanya digunakan di Maklon Minuman Nutrisius adalah perisa sintetik, namun penggunaannya tetap sesuai dengan standar BPOM. Sehingga masih aman dikonsumsi sehari-hari.