Tepung serbaguna menjadi salah satu bahan yang sering ditemukan dipasaran karena memang penggunaannya bisa untuk berbagai jenis masakan. Oleh karena itu juga dinamakan tepung serbaguna karena penggunaannya yang fleksibel, mulai dari membuat kue, mie, sampai gorengan.
Lalu, apa perbedaannya dengan tepung terigu biasa? Dan bagaimana penggunaan tepung serbaguna untuk kebutuhan masakan sehari-hari? Berikut penjelasannya.
Apa itu Tepung Serbaguna?
Tepung serbaguna adalah tepung terigu yang terbuat dari campuran gandum keras dan gandum lunak dengan perbandingan tertentu sehingga menghasilkan tekstur yang seimbang. Di Indonesia, tepung serbaguna banyak dikenal dengan tepung terigu protein sedang dengan kadar protein sekitar 11-12%.
Sesuai dengan namanya, tepung ini cocok digunakan untuk hampir semua jenis adonan yang membutuhkan tekstur lembut maupun yang lebih elastis.
Baca juga: 13 Jenis Tepung Gluten Free yang Aman Dikonsumsi
Kelebihan dan Kekurangan Tepung Serbaguna
Walaupun dapat digunakan untuk berbagai macam makanan apa saja, namun tepung serbaguna tentunya memiliki kelebihan dan juga kekurangan, seperti:
Kelebihan
1. Multifungsi
Keuntungan pertama adalah tepung serbaguna menjadi tepung yang multifungsi atau bisa digunakan untuk berbagai macam masakan. Dengan begitu, Anda hanya perlu menggunakan tepung serbaguna saja untuk berbagai macam kebutuhan memasak. Sehingga tidak perlu menggunakan berbagai macam tepung, cukup satu jenis tepung saja.
2. Mudah ditemukan
Selain karena bisa digunakan untuk banyak kebutuhan memasak hidangan, tepung serbaguna juga mudah ditemukan dimana saja. Selain itu, dari segi harga juga lebih terjangkau dibandingkan jenis tepung terigu protein tinggi. Sehingga selain mudah ditemukan, Anda juga bisa lebih hemat karena harganya yang terjangkau.
3. Konsistensinya lebih stabil
Untuk membuat makanan tertentu pastinya dibutuhkan adonan yang pas agar hasilnya bisa sempurna. Oleh karena itu pemilihan tepung juga akan mempengaruhi. Tepung serbaguna memiliki konsistensi yang lebih stabil. Sehingga adonan yang dihasilkan lebih konsisten atau tidak terlalu keras dan tidak terlalu rapuh.
Kekurangan
Selain kelebihan, tepung serbaguna juga memiliki kekurangan seperti:
1. Roti tidak bisa mengembang sempurna
Jika Anda menggunakan tepung ini untuk membuat adonan roti, mungkin roti yang dihasilkan tidak bisa mengembang dengan maksimal. Hal ini karena tepung serbaguna tidak mengandung banyak gluten yang cukup kuat untuk menahan gas yang dihasilkan ragi ketika proses proofing.
2. Roti kurang lembut
Selain roti yang dihasilkan tidak bisa mengembang dengan maksimal, kekurangan lainnya adalah kelembutan rotinya juga berbeda. Roti yang dihasilkan menggunakan tepung serbaguna akan memiliki tekstur yang tidak terlalu lembut. Jadi, jika ingin menghasilkan roti dengan tekstur yang lebih lembut dan elastis, lebih baik menggunakan tepung protein tinggi karena kandungan glutennya yang lebih tinggi.
Jenis - Jenis Tepung Terigu Serbaguna
Tepung terigu sendiri dibedakan lagi menjadi tiga macam protein dengan fungsi yang berbeda-beda, yakni:
1. Tepung terigu protein rendah
Tepung terigu protein rendah biasanya banyak digunakan untuk membuat kue kering. Sesuai dengan namanya, tepung ini memiliki kadar protein yang lebih rendah jika dibandingkan dengan jenis tepung lainnya.
Kadar gluten di dalamnya sekitar 7-8 persen, sehingga cocok digunakan untuk makanan dengan tekstur gembur, salah satunya kue kering. Selain itu, jenis tepung yang mirip dengan tepung terigu protein rendah adalah tepung pastry.
2. Tepung terigu protein sedang
Selanjutnya ada tepung terigu protein sedang yang juga sama dengan tepung serbaguna. Tepung ini menjadi tepung yang bisa digunakan untuk berbagai macam kegunaan. Tepung ini terbuat dari biji gandum yang sudah dibersihkan sehingganya warnanya putih bersih.
3. Tepung terigu protein tinggi
Tepung terigu protein tinggi terbuat dari jenis gandum utuh dan putih yang memiliki kandungan protein lebih tinggi dibandingkan jenis tepung lainnya. Salah satu contoh tepung berprotein tinggi adalah tepung roti.
Kandungan proteinnya biasanya sekitar 11-13 persen protein. Tepung roti menjadi tepung dengan kandungan gluten cukup tinggi. Oleh karena itu, tepung ini dapat menghasilkan adonan yang lebih bervolume dan mudah mengembang.
Itulah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan mengenai tepung serbaguna, mulai dari kelebihan dan kekurangannya, hingga jenis-jenisnya.