Sampai saat ini, Indomie menjadi salah satu mie instan yang cukup populer di kalangan masyarakat. Selain karena harganya yang terjangkau, Indomie juga memberikan kebutuhan masyarakat akan mie instan dengan berbagai macam rasa dari nusantara.
Adanya ketenaran tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai ladang untuk membuka bisnis. Salah satunya melalui warmindo. Lalu, apa itu warmindo hingga konsep apa saja yang bisa digunakan jika Anda ingin membuka bisnis tersebut? Berikut penjelasannya.
Baca juga: Cara Buka Warmindo Serta Kelebihan Bisnisnya
Apa Itu Warmindo?
Warmindo merupakan singkatan dari warung makan Indomie. Sesuai dengan namanya, warung ini menyediakan berbagai macam menu makanan dengan mie instan Indomie sebagai bahan utamanya.
Dikarenakan populer dan mudahnya menemukan Indomie, membuat warmindo menjadi bisnis yang banyak ditemukan di wilayah Indonesia. Terutama di area perkotaan atau lingkungan pendidikan dimana masyarakatnya memilih gaya hidup yang praktis dan mudah. Sehingga tidak jarang Anda akan menemukan warmindo dengan mudah di area tersebut.
Apa Saja yang Dijual di Warmindo?
Walaupun jenis mie yang digunakan di warmindo adalah Indomie, namun setiap warmindo biasanya membuat resep menunya sendiri. Biasanya ada beberapa jenis menu yang umum ditawarkan di warmindo seperti:
1. Indomie goreng dan kuah
Biasanya menu yang umum ditemukan jika Anda berkunjung ke warmindo adalah Indomie goreng dan kuah. Bisa dikatakan menu yang satu ini adalah menu dasar, kemudian setiap warmindo akan menambahkan modifikasinya sendiri dalam bentuk topping. Contohnya menambahkan sayuran, sosis, telur, potongan daging dan lainnya.
2. Omelette Indomie
Menu yang satu ini dibuat dengan cara merebus Indomie yang kemudian dicampur dengan daun bawang, telur, dan beberapa topping lainnya. Campuran beberapa bahan tersebut akan dimasak dalam bentuk lingkaran hingga kering seperti membuat martabak telur.
3. Magelangan
Menu yang satu ini umum ditemukan di warmindo Yogyakarta. Kota ini juga dikenal sebagai kota yang memiliki banyak warmindo dan burjo. Magelangan merupakan menu seperti nasi goreng yang ditambahkan dengan Indomie serta kerupuk. Di dalamnya juga akan ditambahkan telur goreng dan sayuran.
4. Mi dok-dok
Menu yang biasanya ada di warmindo selanjutnya adalah mi dok-dok. Menu ini merupakan Indomie kuah yang ditambahkan dengan bumbu bawang putih, kubis, dan telur. Bahan tersebut dimasak hingga menyusut dan mengental. Kemudian ditambahkan juga kecap sehingga rasanya manis dan kuahnya berwarna gelap.
5. Berbagai minuman sachet
Selain menu makanan, warmindo tentunya juga menyediakan menu minuman sachet dengan harga terjangkau. Minuman tersebut bisa dalam bentuk panas atau dingin. Selain itu, minuman yang juga selalu ada di warmindo biasanya teh panas dan es teh.
Baca juga: Analisis Bisnis Warmindo Serta Analisa SWOT Untuk Kebutuhan Bisnis
Konsep Usaha Warmindo Kekinian
Jika Anda ingin membuka bisnis warmindo, maka bisa mencoba menggunakan beberapa konsep berikut untuk menarik perhatian konsumen.
1. Mie instan take away
Warmindo dengan konsep take away bisa menjadi solusi jika Anda tidak memiliki banyak tempat untuk orang makan di tempat secara langsung. Anda bisa menyediakan kerta pembungkus makanan sehingga pelanggan yang datang bisa langsung membungkus makanan tersebut.
Selain itu, sediakan juga berbagai rasa mie instan dengan topping yang bisa dipilih. Walaupun menggunakan konsep take away, jangan lupa untuk menyediakan beberapa kursi sebagai tempat menunggu.
2. Warmindo dengan konsep modern
Biasanya warmindo banyak ditemukan di area sekolah, kampus atau industri dimana tujuannya memang menyasar para pekerja atau mahasiswa. Biasanya mereka akan mencari makanan dengan harga yang terjangkau namun tetap mengenyangkan. Selain itu, biasanya untuk mahasiswa mereka akan memperhatikan apakah tempat makan tersebut memiliki wifi atau tidak.
Hal ini karena, kebanyakan mahasiswa akan banyak menghabiskan waktu untuk mengerjakan tugas sambil makan atau minum. Peluang tersebut bisa Anda manfaatkan dengan mencoba membuat konsep warmindo kekinian. Desain tempatnya senyaman mungkin untuk berlama-lama disana serta menyediakan wifi yang bisa digunakan.
Agar Anda tetap bisa mendapatkan keuntungan, biasanya harga menu akan sedikit lebih mahal, namun masih bisa dijangkau oleh mahasiswa.
3. Konsep self service
Konsep warmindo selanjutnya yang bisa Anda manfaatkan adalah self service. Konsep seperti ini bisa dikatakan banyak ditemukan dan sudah umum. Sesuai dengan namanya, konsumen memungkinkan untuk memilih sendiri secara langsung varian mie, cara memasak, hingga pilihan topping yang ingin digunakan.
Konsep seperti ini selain lebih membuat konsumen lebih leluasa menentukan menu mie yang ingin dicoba, dari segi bisnis juga menguntungkan. Hal ini karena Anda bisa memberi harga per item atau dijual terpisah antara mie dengan topping. Jadi setiap tambahan topping tertentu, akan dikenakan harga.
4. Mie instan dengan berbagai level kepedasan
Mie dengan berbagai macam level kepedasan sekarang cukup banyak ditemukan. Hal ini kemudian bisa menjadi peluang untuk Anda coba sebagai konsep warmindo. Anda bisa memberikan pilihan level kepedasan misalnya mulai level 1-5 dengan takaran kelipatan dari 1 sendok sambal untuk setiap levelnya.
Jika dirasa harga cabai mengalami kenaikan sehingga cukup mahal, Anda bisa mengakalinya dengan menambahkan harga untuk setiap level kepedasan.
5. Penyajian menggunakan hot plate
Biasanya hot plate banyak digunakan untuk menyajikan steak daging atau ayam. Akan tetapi, Anda bisa menggunakan hot plate tersebut untuk konsep warmindo yang lebih menarik. Penyajian menggunakan hot plate akan memberikan kesan menu yang terlihat lebih mahal. Selain itu, penggunaan hot plate juga membuat mie menjadi lebih tahan panas. Tambahkan juga berbagai macam topping lain untuk menambah cita rasanya.
6. Martabak mie
Martabak mie bisa menjadi pilihan konsep warmindo kekinian untuk dijual. Membuat martabak dengan Indomie sebagai bahan bakunya akan memberikan kesan menu yang berbeda. Tambahkan juga beberapa topping lain seperti sosis, cabai, daging ayam hingga mozarella yang lebih kekinian.
7. Food truck
Jika Anda tidak memiliki cukup lahan yang luas untuk membuka warmindo, sedangkan modal yang dimiliki juga tidak terlalu banyak untuk menyewa tempat, maka konsep food truck bisa menjadi pilihan. Food truck biasanya menggunakan mobil dengan ukuran besar yang didalamnya terdapat tempat kecil untuk memasak dengan sederhana.
Selain menarik perhatian dengan konsep food truck ini, Anda juga mendatangi konsumen secara langsung. Siapkan juga beberapa tempat duduk untuk menunggu atau konsumen yang ingin makan ditempat.