6 Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Beku Hasil Kurban
6 Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Beku Hasil Kurban

Daging menjadi salah satu bahan makanan yang banyak digunakan sebagai olahan makanan. Beberapa olahan daging yang biasanya ditemukan seperti kari, gulai, steak, rendang dan lainnya. Ada beberapa orang yang membeli daging segar atau daging beku. 

Pada saat Idul Adha nanti, umat Islam akan melaksanakan ibadah penyembelihan hewan kurban seperti sapi, kambing atau unta. Saat itulah Anda akan mendapatkan banyak daging yang bisa diolah menjadi berbagai macam makanan. Hanya saja karena jumlahnya yang banyak, ada juga yang memasukkannya ke kulkas agar menjadi daging beku dan bisa diolah jika dibutuhkan. Akan tetapi, bukan berarti daging beku bisa awet dan bisa digunakan kapan saja. 

Oleh karena itu, berikut cara menyimpan dan mengolah daging beku agar tahan lama dan aman dikonsumsi. 

Baca juga: Cara Mencairkan Daging Beku Dengan Aman dan Cepat

Tips Mengolah Daging Beku Hasil Kurban

1. Mencairkan daging

Setelah mengeluarkan daging beku dari kulkas, tentunya daging harus dicairkan terlebih dahulu. Agar daging bisa tetap segar, hindari mencairkan daging menggunakan suhu ruang. Cara yang bagus untuk mencairkan daging beku yaitu dengan memindahkan daging dari freezer ke lemari pendingin biasa sehari sebelumnya. 

Akan tetapi, jika Anda ingin mencairkannya lebih cepat, rendam daging beku dalam wadah yang berisi air dingin. Ganti airnya setiap 30 menit sekali jika suhunya sudah menghangat. Namun agar daging tetap aman dikonsumsi, harus tetap dalam kemasan ziplock ketika direndam. Sehingga daging tidak langsung bersentuhan dengan air dan sesegera mungkin diolah. 

2. Hindari mencuci daging

Setelah daging beku dikeluarkan dari kulkas, hindari untuk mencuci daging. Hal ini karena air justru akan membantu mempercepat tumbuhnya bakteri, sehingga daging lebih cepat busuk. 

3. Marinasi daging

Sebelum mengolah daging, Anda bisa memarinasinya menggunakan campuran minyak dan rempah-rempah atau bumbu instan. Penggunaan rempah-rempah tersebut akan membantu melunakkan daging sebelum dimasak, selain itu juga untuk meningkatkan cita rasanya. 

Agar daging bisa empuk, Anda bisa melakukan marinasi dengan bumbu selama kurang lebih enam jam atau lebih. 

4. Diamkan terlebih dahulu sebelum dimasak

Daging yang baru saja dimarinasi sebaiknya jangan langsung dimasak. Hal ini karena biasanya daging sapi atau kambing masih memiliki suhu yang dingin sehingga sulit matang dengan merata. Hasilnya daging tidak bisa matang dengan sempurna. Oleh karenanya, setelah dilakukan marinasi selama 6 jam atau lebih, tunggu selama 15 sampai 30 menit dalam suhu ruang sebelum dimasak. 

Tips Menyimpan Daging Beku

cara menyimpan daging kurban

Cara menyimpan daging di kulkas hasil kurban yang kurang tepat bisa menyebabkan daging kehilangan rasa serta kualitasnya. Selain itu, daging juga menjadi lebih cepat busuk hingga menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri. 

Agar tidak terjadi hal seperti itu, maka penting bagi Anda untuk mengetahui tips menyimpan daging beku dengan tepat. 

1. Simpan dalam ziplock

Jika Anda ingin membekukan daging dalam waktu lama karena terlalu banyak pastikan jika dimasukkan dalam ziplock terlebih dahulu. Kemasan seperti ini akan membantu dalam meminimalkan kelembaban dan paparan udara, dengan begitu daging menjadi tidak cepat busuk.

2. Hindari menyimpannya terlalu lama

Daging beku jika dimasukkan dalam freezer memang bisa bertahan cukup lama. Bahkan jika disimpan dengan cara yang tepat, daging kurban bisa bertahan selama beberapa bulan. Akan tetapi, agar rasa dan kualitasnya bisa tetap baik, hindari untuk menyimpannya terlalu lama. Jadi sesegera mungkin konsumsi kurang dari sebulan setelah dibekukan. 

Anda bisa menggunakan label dan tanggal kapan daging tersebut disimpan sehingga Anda juga bisa mengetahui kapan sebaiknya daging tersebut segera dikonsumsi. 

3. Segel dengan rapat

Jika Anda ingin menggunakan atau mengolah daging dengan jumlah yang sedikit, pastikan jika menyegelnya kembali dengan rapat menggunakan plastik wrap sebelum kembali dimasukkan ke freezer. Tujuannya untuk tetap menjaga kesegaran daging beku. 

4. Hindari menyimpan lebih dari dua hari untuk daging yang sudah dicairkan

Tips menyimpan daging kurban yang selanjutnya adalah segera olah daging jika sudah dicairkan. Jika Anda sudah terlanjur mencairkan daging beku, lebih baik tidak disimpan lagi dalam jangka waktu lebih dari 2 hari. Hal ini karena air dari proses pencairan bisa mengurangi kesegaran hingga menjadi tempat munculnya bakteri jika tidak segera diolah dan didiamkan terlalu lama. 

5. Langsung dimasak jika sudah dikeluarkan

Daging beku yang sudah dikeluarkan dari freezer, sebaiknya memang langsung dimasak. Hal ini dikarenakan proses pembekuan dan pencairan yang dilakukan secara berulang bisa menyebabkan kualitas hingga rasanya menjadi menurun.

Oleh karenanya, jika Anda ingin memasak daging kurban dalam jumlah sedikit, lebih baik simpan di wadah yang berbeda. Jadi sebelumnya Anda sudah memisahkan daging dengan porsi yang sedikit atau sesuai kebutuhan. 

6. Gunakan suhu kulkas yang tepat

Suhu yang digunakan untuk menyimpan daging juga harus diperhatikan. Jika Anda ingin menyimpan daging dalam freezer, maka setidaknya gunakan suhu kurang dari -10 derajat Celcius. Dengan suhu tersebut, setidaknya daging beku bisa bertahan lebih dari 1 bulan. Sedangkan untuk daging yang disimpan dalam chiller dengan suhu -5 sampai 0 derajat Celsius hanya bisa bertahan paling lama 3 hari saja. 

Jika pintu freezer sering terbuka dan tertutup, mungkin saja suhunya mudah berubah-ubah. Solusinya Anda bisa menggunakan freezer sekunder yang lebih jarang dibuka. 

Daging di Kulkas Tahan Berapa Lama?

Daging kurban bisa disimpan dalam kulkas kurang lebih selama 3-4 hari, asal asalkan bisa disimpan dengan baik dan kondisi higienis. Akan tetapi, jangka waktu lamanya masa simpan tersebut akan bergantung pada beberapa faktor seperti suhu kulkas, cara penyimpanan daging dan jenis daging.

Sedangkan masa simpan daging sapi di freezer bisa bertahan lebih lama sekitar beberapa bulan. Namun, penting juga untuk selalu memastikan kondisi daging apakah masih bagus atau tidak.

Ciri-Ciri Daging Membusuk

Selain mengetahui cara menyimpan daging beku, Anda juga harus tahu bagaimana ciri-ciri daging yang sudah membusuk dan tidak layak dikonsumsi. Melansir dari blog.foodsafety.com.au, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melihat apakah daging masih segar atau sudah busuk.

1. Lihat

Untuk jenis daging merah seharusnya memiliki warna yang berwarna merah cerah yang menandakan bahwa daging benar-benar segar. Jika warna berubah menjadi ungu kecoklatan, mungkin masih bisa dikonsumsi, hanya saja daging sudah terkena oksigen. 

Selain itu, daging yang sudah berjamur hingga berlendir juga menjadi tanda bahwa daging beku sudah tidak bisa dikonsumsi lagi.

2. Sentuh

Anda juga bisa menyentuh daging menggunakan jari untuk melihat apakah daging masih segar atau tidak. Daging yang masih segar akan mengembang kembali setelah selesai ditekan. Sedangkan daging yang sudah terlalu lama, mungkin sudah tidak terlalu elastis. Selain itu daging yang masih segar juga tidak berlendir atau lengket. 

3. Bau 

Cium daging untuk memastikan tidak ada bau yang menyengat. Biasanya daging segar tidak memiliki bau sehingga masih aman untuk dikonsumsi dan diolah menjadi makanan. Sedangkan untuk daging domba atau kambing, biasanya memiliki bau yang khas. Akan tetapi, jika Anda menemukan ada daging dengan bau busuk, maka sudah dipastikan jika daging tersebut memang busuk dan sudah tidak bisa dikonsumsi lagi. 

Untuk itu, akan lebih baik jika Anda melakukan proses penyimpanan dengan baik dan benar agar daging bisa bertahan dengan lama dan tidak mudah membusuk. Akan tetapi, memang sebaiknya daging beku tidak disimpan dalam kulkas terlalu lama.