Mengenal Daun Kari yang Tidak Hanya Sedap Untuk Makanan, Tapi Baik Bagi Kesehatan
Mengenal Daun Kari yang Tidak Hanya Sedap Untuk Makanan, Tapi Baik Bagi Kesehatan

Daun kari atau biasa dikenal dengan daun salam koja adalah rempah asli India yang sering dimanfaatkan sebagai bumbu masak dikarenakan memiliki aroma yang khas. 

Namun selain bisa meningkatkan cita rasa pada makanan, ternyata ada juga manfaat dari daun kari ini untuk kesehatan. 

Melansir dari Healthline, daun kari ini dikenal sebagai tanaman pelindung karena memiliki beberapa zat kuat di dalamnya yang berfungsi menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. 

Jika dilihat secara sekilas, daun kari memiliki bentuk yang hampir sama dengan daun salam. Namun dengan ukuran yang lebih kecil. Lalu, apa saja manfaat dari daun kari ini untuk kesehatan tubuh? Berikut penjelasannya.

Manfaat Daun Kari Bagi Kesehatan Tubuh 

Melansir dari Hellosehat, terdapat beberapa manfaat dari daun kari yang bisa Anda dapatkan, seperti:

1. Membantu melindungi tubuh dari penyakit kronis 

    Dalam berbagai penelitian telah menunjukkan jika daun kari mengandung berbagai senyawa seperti linalool, mirene,dan alpha-terpinene. 

    Senyawa tersebut adalah senyawa antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas penyebab berbagai macam penyakit. 

    Salah satu permasalahan yang sering muncul karena radikal bebas seperti stres oksidatif. Jika dibiarkan, stres oksidatif bisa membuat tubuh Anda lebih rentan terkena penyakit kronis, seperti kanker dan jantung. 

    2. Menyehatkan rambut

      Dalam daun kari terdapat protein dan beta karoten yang diyakini bisa membuat rambut Anda menjadi lebih sehat. Hal ini karena kedua zat tersebut mampu membantu mengatasi rambut rontok dan penipisan rambut. 

      Selain itu, daun kari juga memiliki potensi untuk menghilangkan sel kulit mati pada lapisan kepala. Manfaat ini tidak terlepas dari adanya kandungan antioksidan di dalamnya yang bisa menyehatkan sel kulit. 

      Walaupun begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai penggunaannya. 

      Baca juga: Resep Bumbu Kari Ayam Lezat dan Gurih, Cara Membuatnya Mudah

      3. Membantu mengurangi risiko penyakit jantung

        Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Jurnal Kedokteran Diponegoro menunjukkan jika daun kari bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung pada tikus. 

        Percobaan tersebut dilakukan menggunakan tikus yang obesitas kemudian diberi ekstrak daun kari setiap hari selama sepuluh hari mengalami penurunan kadar kolesterol dan trigliserida. 

        Khasiat tersebut diduga berasal dari kandungan alkaloid yang cukup tinggi pada daun kari. Alkaloid adalah senyawa yang efektif untuk membantu mengeluarkan racun dari tubuh. 

        Sedangkan kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi dalam darah adalah faktor penyebab penyakit jantung. 

        4. Membantu menurunkan berat badan

          Daun kari mengandung serat yang tinggi sehingga bisa membantu melancarkan pencernaan sehingga berat badan Anda juga terjaga. 

          Selain itu, daun kari juga dipercaya bisa membantu menurunkan berat badan dengan cara mengeluarkan racun dalam tubuh dan membakar lemak berlebih. 

          Akan tetapi, supaya hasilnya bisa tetap optimal, tentunya harus diimbangi dengan rutin berolahraga. 

          5. Berpotensi menurunkan risiko kanker

            Dengan adanya kandungan berupa zat antikanker dan antioksidannya yang tinggi, daun kari dipercaya bisa membantu mengurangi risiko kanker, terutama kanker payudara. 

            Senyawa yang dikenal cukup aktif mencegah penyebaran sel kanker adalah flavonoid, fenol, dan alkaloid. Manfaat tersebut bisa didapatkan dengan cara mengolah ekstrak daun kari dengan etanol. 

            Walaupun begitu, ekstrak daun kari tidak menjadi satu-satunya pengobatan untuk kanker payudara. 

            6. Meredakan gejala rematik 

              Rematik adalah salah satu jenis penyakit autoimun yang ditandai dengan nyeri serta peradangan pada sendi. Walaupun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, daun kari dipercaya bisa membantu mengatasi rematik dengan cara mengurangi nyeri sendi.