Ini Tips Memilih Kaldu Bubuk Untuk MPASI
Penambahan kaldu bubuk untuk MPASI yang terbuat dari daging ayam, sapi atau tulang bisa menambah kelezatannya. Akan tetapi cara ini terkadang kurang praktis terutama jika Anda adalah working mom. Oleh karena itu, banyak yang memilih menggunakan kaldu bubuk instan untuk MPASI.
Bahkan sekarang sudah banyak yang mengklaim kaldu bubuk yang mereka jual terbuat dari bahan organik. Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan untuk memilih kaldu bubuk untuk MPASI tersebut? Berikut penjelasannya.
Baca juga: Rekomendasi Penyedap Rasa Non MSG yang Juga Baik Untuk MPASI
Tips Memilih Kaldu Bubuk Untuk MPASI
1. Produk memiliki sertifikat organik
Penting diperhatikan untuk membaca label dengan teliti ketika memilih produk dan juga hindari membeli hanya karena terdapat label organik. Banyak sekali produk dengan label organik namun belum tentu kandungan atau bahan yang digunakan organik atau tidak.
Kaldu bubuk yang benar-benar organik adalah yang telah tersertifikasi oleh Lembaga Sertifikasi Organik (LSO). Tandanya adalah label lingkaran berwarna putih dan hijau bertuliskan “Organik Indonesia”
2. Cek kandungan gula dan garam
Selain memastikan labelnya, Anda juga perlu memastikan bahwa produk kaldu bubuk tersebut tidak mengandung gula dan garam dengan jumlah tinggi. Hindari menggunakan kaldu bubuk untuk MPASI yang kandungan garam, gula, penyedap rasa dan pengawet yang tinggi.
Hal ini karena konsumsi garam dan gula secara berlebihan bisa meningkatkan gangguan kesehatan seperti obesitas hingga tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, sangat penting untuk melihat kandungan gizi didalamnya apakah kandungannya banyak atau tidak.
3. Apakah bayi memiliki alergi
Tips memilih kaldu bubuk untuk MPASI selanjutnya yang penting adalah perhatikan apakah si kecil memiliki alergi atau tidak. Beberapa bayi mungkin mengalami reaksi alergi dengan bahan tertentu yang digunakan, seperti susu, gluten, alergi ayam dan lainnya. Jika diperlukan, Anda juga bisa berkonsultasi pada ahli gizi atau dokter anak terlebih dahulu jika ingin menggunakan kaldu bubuk untuk MPASI.
4. Cek kandungan gizinya
Hal yang membedakan makanan bayi dengan makanan biasa terletak pada kandungan gizinya. Kaldu instan yang ideal, biasanya sudah disesuaikan dengan kebutuhan zat gizi secara mikro dan makro.
Penting Anda memilih bahan MPASi yang mengandung zat besi dan seng tinggi. Kedua kandungan tersebut bisa didapatkan dari makanan dengan protein tinggi atau sereal yang telah diperkaya protein.
5. Perkenalkan rasa kaldu secara bertahap
Penting untuk memperhatikan bahwa memberikan penyedap rasa untuk bayi baiknya diberikan secara bertahap. Hal ini karena rasa kaldu bubuk cukup tajam sehingga lidah mereka butuh waktu untuk beradaptasi.
Namun bukan berarti, Anda bisa selalu membiasakan menggunakan makanan dengan cita rasa yang tajam. Tujuannya untuk menghindari agar kelak ketika semakin besar, si kecil tidak ketergantungan dengan makanan bercita rasa tajam.
6. Perhatikan penyimpanannya
Tips terakhir yang perlu diperhatikan adalah penyimpanan dari kaldu bubuk yang umumnya dalam bentuk serbuk. Produk dalam bentuk bubuk, akan lebih baik jika disimpan dalam tempat yang kedap udara dan kering.
Hal ini karena jika disimpan dalam tempat lembab bisa menyebabkan bubuknya menjadi keras dan terjadi pertumbuhan bakteri. Kemudian simpan juga dalam suhu ruang dan bukan lemari pendingin.
Jika memungkinkan Anda bisa memilih produk kaldu bubuk untuk MPASI dalam bentuk botol untuk memudahkan penyimpanan.
Itudia beberapa cara yang bisa Anda lakukan sebagai tips memilih kaldu bubuk untuk MPASI.
Lanjut baca.
Jenis dan Cara Memilih Kemasan Bumbu Kaldu Bubuk yang TepatProduk bumbu kaldu instan kemasan saat ini memang menjadi solusi bagi semua orang dalam hal memasak. Selain…
Berbagai Pilihan Bahan Kaldu Untuk MPASI yang Sesuai Bagi BayiBayi yang sudah berusia lebih dari 6 bulan, disarankan untuk mulai diperkenalkan dengan makanan padat atau…
Cara Membuat Kaldu Ayam Untuk MPASI Bayi yang MudahBayi yang sudah memasuki usia 6 bulan biasanya disarankan untuk mulai mengonsumsi makanan pengganti ASI atau…