Memang banyak sekali yang menggunakan bumbu bubuk sebagai opsi ketika memasak karena dirasa lebih praktis. Selain itu, bumbu bubuk juga memiliki tanggal kadaluarsa yang lebih lama dibandingkan dengan bumbu non instan atau bukan bubu bubuk.
Namun bukan berarti juga penyimpanan bumbu bubuk dapat dilakukan sembarangan. Sama halnya dengan bumbu masak umumnya, bumbu bubuk juga bisa rusak sebelum waktunya jika proses penyimpanannya kurang tepat.
Oleh karena itu, berikut beberapa cara penyimpanan bumbu bubuk agar tahan lama
Baca juga: Penggunaan Alumunium Foil Untuk Kemasan Bumbu Kaldu Instan
Tips Penyimpanan Bumbu Bubuk yang Tahan Lama
1. Jauhkan dari sinar matahari langsung
Biasanya di dapur terdapat ventilasi agar aroma dari masakan bisa keluar, nah hal ini juga terkadang membuat sinar matahari dapat langsung masuk ke area dapur Anda. Sedangkan untuk penyimpanan bumbu bubuk akan lebih baik jika dihindarkan dari sinar matahari langsung.
Walaupun sudah dalam bentuk kering, bumbu bubuk tetap harus dihindarkan dari sinar matahari langsung untuk meminimalisir jamur. Jadi Anda dapat menyimpannya di tempat yang kering namun juga tidak terkena sinar matahari langsung.
2. Simpan di wadah plastik atau kaca
Sekarang sudah ada berbagai macam jenis atau bentuk kemasan bumbu kaldu atau bumbu bubuk yang beredar di pasaran. Jika Anda memiliki bumbu bubuk maka lebih baik menggunakan wadah kaca. Biasanya banyak juga sekarang produk bumbu bubuk yang menggunakan botol kaca sebagai kemasannya.
Jika Anda tidak memiliki botol atau wadah kaca, maka bisa menggunakan wadah plastik yang tebal. Pastikan juga semua bentuk wadah yang digunakan tidak memiliki lubang anginnya, sehingga tidak ada udara kotor yang mungkin masuk.
3. Menggunakan plastic pressed
Cara menyimpan bumbu halus di kulkas bisa dilakukan menggunakan plastic pressed agar . Plastic pressed juga bisa dijadikan pilihan untuk penyimpanan bumbu bubuk agar lebih tahan lama. Biasanya plastik seperti ini akan lebih kedap udara yang juga membuat mikroba tidak mudah masuk. Kandungan bumbu nantinya juga akan lebih terjaga kualitasnya.
4. Gunakan wadah yang tertutup
Cara penyimpanan bumbu bubuk juga bisa dilakukan menggunakan wadah tertutup asalkan juga tidak memiliki lubang angin sama sekali.
Jika sudah dimasukkan dalam wadah tertutup, kemudian masukan juga silica gel dalam wadah. Tujuannya agar jamur tidak berkembang dalam wadah. Selain itu, penggunaan silica gel juga membantu untuk membuat wadah tetap kering.
5. Letakkan dalam kulkas
Bumbu bubuk juga bisa dimasukkan dalam kulkas. Tujuannya untuk menjaga agar bumbu tidak cepat rusak karena berada di suhu normal. Kulkas memiliki suhu yang lebih rendah sehingga pertumbuhan jamur akan lebih bisa diminimalisir. Dengan begitu bumbu bubuk akan jauh lebih tahan lama.
6. Beri tanggal penyimpanan
Selain menggunakan wadah yang tepat, dalam penyimpanan bumbu bubuk juga perlu diberi tanggal penyimpanan. Tujuannya agar Anda bisa mengetahui kapan tanggal kadaluarsa dari bumbu tersebut.
Itu dia beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk penyimpanan bumbu bubuk agar lebih tahan lama. Untuk Anda sebagai pebisnis juga penting memberikan kemasan yang baik sehingga bumbu bubuk dapat digunakan dalam jangka panjang.
Melalui jasa maklon bumbu Nutrisius, Anda dapat berkonsultasi melalui Layanan Kami mengenai kemasan seperti apa yang cocok digunakan untuk jenis bumbu bubuk yang Anda pesan.
