Penggunaan Marketing Mix Mie Sedaap, Pesaing Indomie di Indonesia
Penggunaan Marketing Mix Mie Sedaap, Pesaing Indomie di Indonesia

Selain Indomie, salah satu produk mie yang juga banyak beredar di pasaran adalah Mie Sedaap. Mie Sedaap menjadi populer karena juga memiliki banyak varian rasa menarik yang ditawarkan. Sehingga tidak heran jika mie instan yang satu ini bisa dikatakan sebagai pesaing dari Indomie.

Keberhasilan dalam menjalankan strategi pemasarannya tidak terlepas dari penggunaan marketing mix pada produknya. Untuk itu, berikut analisis produk Mie Sedaap yang menggunakan marketing mix dalam pemasaran produknya.

Sejarah Mie Sedaap

Mie Sedaap merupakan merek mie instan yang pertama kali diperkenalkan pada 2003 oleh PT Prakarsa Alam Segar atau yang dikenal dengan Wings Group. Pada awal diperkenalkan, mie ini hanya memiliki satu varian rasa, yaitu rasa kari ayam. Kemudian seiring dengan berjalannya waktu, Mie Sedaap mengeluarkan varian rasa lain seperti mie goreng, rasa soto, rasa ayam bawang dan lainnya. 

Dalam waktu yang cukup singkat, mie ini berhasil mengembangkan produknya bahkan menyaingi produk mie instan lainnya seperti Indomie.

Sebagai upayanya untuk tetap mengembangkan produk serta memasarkan produknya agar lebih dikenal masyarakat, Mie Sedaap juga terlibat dalam program olahraga dan sosial. Contohnya memberikan sumbangan pada korban bencana, memberikan sponsor lomba sepak bola, dan lainnya. Hal tersebut kemudian terbukti untuk meningkatkan citra mereka di mata konsumen. 

Baca juga: Menganalisis Strategi Pemasaran Indomie, Mie Lokal yang Mendunia

Apa Itu Marketing Mix?

Salah satu jenis marketing yang digunakan oleh Mie Sedaap dalam memasarkan produknya adalah marketing mix. Lalu, apa yang dimaksud dengan marketing mix? Marketing mix adalah strategi pemasaran untuk mengatur unsur-unsur pemasaran yang dibutuhkan untuk mempromosikan jasa atau produk mereka pada target pasar. 

Tujuan marketing mix sendiri melansir dari gramedia.com, sebagai bentuk pemasaran langsung, periklanan, hingga sebagai bentuk promosi penjualan.

Konsep marketing mix yang digunakan adalah 4P, yaitu Product, Price, Promotion and Place. Keempat elemen tersebut saling berhubungan satu sama lain dan mempengaruhi keberhasilan pemasaran sebuah produk. 

1. Produk (Product)

Elemen pertama adalah produk dalam bentuk barang atau jasa yang akan ditawarkan pada konsumen. Produk ini nantinya akan berhubungan dengan barang atau jasa yang dihasilkan seperti fitur, merek, kualitas, desain serta kemasan. Dalam hal ini penting bagi perusahaan untuk memastikan bahwa mereka bisa menghasilkan produk yang berkualitas, sehingga dapat memenuhi kebutuhan serta keinginan konsumen. 

Pada produk Mie Sedaap, mereka berhasil mengeluarkan mie dengan berbagai varian rasa. Bahkan mereka juga mengeluarkan mie berdasarkan dengan berbagai rasa khas daerah tertentu. Dari segi ukuran produk juga disesuaikan dengan kebutuhan konsumen yaitu sachet hingga cup atau mangkuk untuk konsumsi instan.

2. Harga (Price)

Harga merupakan jumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen jika ingin mendapatkan produk tersebut. Harga yang diberikan harus sesuai dengan kualitas yang diberikan, namun tetap bisa memberikan keuntungan bagi perusahaan. Oleh karena itu sebelum memasarkan produk, sebuah perusahaan harus memperhatikan indikator yang bisa mempengaruhi harga seperti biaya produksi, permintaan pasar, persaingan hingga margin keuntungan. 

Dengan memberikan harga yang terjangkau dan dapat bersaing di pasaran, membuat Mie Sedaap bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

3. Promosi (Promotion)

Bentuk marketing mix Mie Sedaap dalam hal pemasaran yang selanjutnya adalah promosi. Promosi dilakukan untuk menginformasikan pada konsumen bahwa mereka memiliki produk berupa barang atau jasa yang ditawarkan. Hal ini tujuannya untuk mendorong mereka menjadi pembeli. Promosi sendiri bisa dilakukan melalui berbagai cara seperti iklan di berbagai media, pemasaran langsung atau pemasaran digital yang lebih mudah menjangkau konsumen. Penting bagi perusahaan untuk bisa memilih cara promosi yang efektif dan tepat guna mencapai target pasar.

Salah satu bentuk promosi yang sering dilakukan oleh Mie Sedaap adalah iklan televisi. Tema yang menarik dan menghibur bisa menarik perhatikan konsumen sehingga memberikan peluang besar juga bagi konsumen untuk tertarik mencoba produk baru mereka.  

4. Tempat (Place)

Tempat merupakan saluran untuk distribusi produk yang digunakan perusahaan guna ditawarkan pada konsumen. Tempat yang digunakan bisa dalam bentuk toko fisik, media online atau website. Namun sebelum menentukan tempat, ada baiknya untuk mempertimbangkan beberapa faktor seperti kenyamanan lokasi, ketersediaan, serta aksesibilitas. 

Mie Sedaap tidak hanya tersedia di kota besar saja, namun juga bisa ditemukan di pedesaan. Hal ini juga dikarenakan mereka paham bahwa ada potensi dan kebutuhan yang sama antara pasar di pedesaan dengan di kota-kota besar.

Selain 4P, ada juga konsep marketing mix yang lebih modern yaitu 3P (People, Process, Physical Evidence). 3P ini lebih menekankan pada aspek yang berhubungan dengan persepsi dan pengalaman pelanggan pada perusahaan. 

5. People

Analisis produk Mie Sedaap yang selanjutnya adalah menggunakan elemen people dalam pemasarannya. People disini berarti sumber daya manusia atau karyawan yang terlibat dengan produksi, penjualan hingga layanan pelanggan. Pekerja yang kompeten bisa memberikan pelayanan yang memuaskan bagi pelanggan. Oleh karenanya, perusahaan perlu memberikan pelatihan dan pengembangan bagi karyawan guna meningkatkan kualitas pelayanan perusahaan. 

Selain itu, memperhatikan budaya perusahaan serta nilai-nilai yang dianut perusahaan juga termasuk bagian dari people. Sehingga nilai-nilai baik yang dianut perusahaan bisa tercermin dari sikap dan perilaku staf yang secara langsung maupun tidak langsung akan memberikan pengalaman positif untuk pelanggan.

6. Process

Proses berhubungan dengan proses bisnis serta operasi perusahaan yang mempengaruhi kualitas produk serta layanan yang diberikan pada konsumen. Proses yang terstruktur dan efisien dapat meningkatkan kecepatan layanan dan kualitasnya dengan biaya produksi yang berkurang. Oleh karenanya, penting bagi perusahaan dalam memperhatikan proses bisnis serta operasi yang efektif guna mencapai efisiensi dan kepuasan konsumen. 

Pemilihan bahan baku yang berkualitas, mulai dari minyak goreng, tepung terigu, dan bumbu-bumbu lainnya. Selain dari segi bahan baku, penggunaan mesin-mesin yang berkualitas dan modern juga perlu digunakan untuk menghasilkan produk mie yang berkualitas juga.

7. Physical Evidence

Terakhir ada physical evidence yang meliputi beberapa hal yang bisa diraba, dilihat serta dirasakan oleh pelanggan sebagai bukti adanya produk barang atau jasa yang ditawarkan. Hal tersebut meliputi kualitas dari produk, tampilan toko atau website, desain kemasan serta lingkungan tempat bisnis. Perusahaan perlu memperhatikan elemen visual dan sensori guna menciptakan persepsi profesional dan positif pada konsumen. 

Salah satu penerapan physical evidence yang menarik dari Mie Sedaap adalah penggunaan desain kemasan yang modern dan warnanya cerah. Kemasan yang menarik tersebut berguna menarik perhatian konsumen serta membangun citra merek yang lebih positif di mata konsumen.

Dengan menggabungkan elemen 4P dan 3P marketing tersebut menjadi 7P marketing mix yang terdiri dari product, price, promotion, place, people, process and physical evidence. Diharapkan dengan penggunaan mix marketing tersebut bisa membantu mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif dan komprehensif guna meningkatkan kepuasan pelanggan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *