Menjelang Idul Adha, biasanya akan mendapatkan daging sapi atau kambing dalam jumlah yang banyak. Namun terkadang yang menjadi masalah adalah bagaimana cara untuk mengolah dan menyimpan daging tersebut agar tetap bisa digunakan dengan baik.
Umumnya, jika mendapatkan daging dalam jumlah banyak dan tidak langsung dimasak, akan disimpan terlebih dahulu dalam freezer. Nantinya daging akan menjadi beku dan bisa digunakan sesuai kebutuhan.
Permasalahannya adalah ketika daging beku tersebut akan digunakan. Apakah bisa langsung dimasak atau perlu diproses terlebih dahulu? Untuk itu, berikut cara mencairkan daging beku dengan aman.
Baca juga: Tips Menyimpan dan Mengolah Daging Beku Hasil Kurban
Cara Mencairkan Daging Beku
Daging kurban atau daging lainnya biasanya disimpan dalam freezer agar bisa bertahan lebih lama. Jika ingin memasaknya kembali, maka ada tahap pencairan yang perlu Anda ikuti sebagai berikut:
1. Pindahkan ke kulkas
Daging beku yang semula disimpan di freezer bisa Anda pindahkan ke kulkas bagian bawah atau bagian paling dingin di kulkas. Anda hanya perlu memindahkannya saja tanpa harus membukanya dari kontainer.
Oleh karena itu, pastikan jika daging masih terbungkus rapi dalam plastik atau wadah guna menghindari terkena bakteri yang menempel pada daging selama dibekukan.
2. Biarkan daging mencair sendiri
Setelah Anda memindahkan daging ke kulkas bawah, biarkan daging kurban mencair sendiri secara berlahan. Oleh karena itu, jika Anda ingin menggunakannya, sebaiknya langsung pindahkan beberapa jam sebelum akan dimasak. Atau juga bisa memindahkannya ketika malam, sehingga di pagi hari sudah bisa dimasak.
Temperatur daging yang diletakkan di kulkas bagian bawah akan perlahan naik sehingga tidak memicu tumbuhnya bakteri.
3. Hindari mencairkan daging dengan suhu ruangan
Hal penting yang harus diperhatikan adalah hindari mencairkan daging beku dengan suhu ruangan. Daging beku yang dibiarkan dengan suhu ruangan akan menyebabkan munculnya bakteri. Jika bakteri masih menempel ketika dimasak bisa saja Anda mengalami keracunan.
4. Gunakan air dingin
Jika Anda ingin mencairkan daging beku dengan cepat tanpa menyebabkan tumbuhnya bakteri, maka bisa menggunakan air dingin. Walaupun begitu, Anda perlu melakukannya dengan cermat dan hati-hati.
Pertama bungkus daging beku dengan kantong plastik yang tidak mudah bocor. Kemudian masukkan kantong tersebut dalam wadah besar yang berisi air dingin. Ganti air setiap 30 menit sekali sampai daging beku yang tadinya keras menjadi lunak.
Cara mencairkan daging beku dengan air dingin membutuhkan setidaknya 2 jam untuk bisa diolah. Selain menggunakan air dingin, Anda juga bisa menggunakan air mengalir. Hanya saja daging harus tetap didalam plastik dan tidak terkena air mengalir secara langsung.
5. Menggunakan microwave
Cara mencairkan daging dengan lebih cepat adalah dengan microwave jika Anda memilikinya. Akan tetapi, Anda membutuhkan wadah tahan panas yang biasanya digunakan untuk microwave.
Hindari menggunakan wadah seperti karton kemasan, bungkus plastik, wadah plastik yang tidak tahan panas atau sterofoam. Masukkan daging beku dalam wadah yang tahan panas dan tutup dengan rapat.
Pastikan tidak ada daging yang keluar dari wadah tersebut. Setelah itu, nyalakan microwave dengan mode “defrosting”. Cara mencairkan daging beku dengan cara ini memang bisa dikatakan cukup cepat dan mudah. Akan tetapi hanya lakukan ketika daging memang akan segera dimasak.
Bolehkah Daging Beku Langsung Direbus?
Mungkin beberapa orang akan merasa cara mencairkan daging beku dengan cepat adalah dengan merebusnya menggunakan air panas atau langsung memasaknya. Akan tetapi, cara tersebut justru kurang tepat.
Daging beku yang langsung direbus tanpa proses pencairan dengan benar akan menyebabkan kandungan protein dalam daging menjadi berkurang. Selain itu, daging beku yang langsung dimasak kemungkinan akan menyebabkan tumbuhnya bakteri salmonella sehingga kurang aman untuk dikonsumsi.
